Ponorogo, provinsi Jawa Timur bagian selatan yang dengan kreatifitas seni luar biasa perkembangan setiap waktunya. Kota yang setiap tahun mempunyai kesibukan dan acara luarbiasa yaitu grebek suro nasional. Banyak peserta negara asing yang ikut serta dalam acara tersebut. pengunjungpun luar biasa dari anak-anak, remaja, dewasa, dan bahkan wisatawan asing dari negara-negara tetangga.
Ganongan biasanya di tampilkan secara bersama dengan reog dan jatil-jatil (penari reog), gerakan lincah dan menggambarkan sosok yang kecil cerdik dan sangat bersemangat ini dilihat dari gerak tari dari ganongan. ciri khas dari tari ganongan ini dengan iringan musik seruling kas reog, gendang, angklung, gong, dan lain sebagainya yang melantunkan suaranya untuk mengiringi gerak cantik wibawanya.

Bahan dasar dari ganongan ini adalah kertas bekas dan rambut sapi. Awal mulanya kertas bekas direndam dalam air di campur dengan lem, lalu di berikan ke dalam cetakan raut muka ganongan. Sehabis itu di raut muka bagian depan ganongan di amplas atau di haluskan, dilapisi dengan cat dasar lalu di cat sesuai corak ganongan yang diinginkan. Selepas itu dipasang rambut-rambut sapi. Bahan dasar lain bisa juga dari kayu yang dibentuk sesuai wajah ganongan, proses selebihnya sama dengan bahan dasar kertas.
Pasar dari ganongan ini sudah sangat luas, bahkan sampai di luar negeri. Pengrajin-pengrajin profesional yang dapat membaca pasar sasaran. Banyak ilmu-ilmu terkait pemasaran maka dapat berkembang dengan pesat keberadaan ganongan di manca negara.
Budaya tradisional ini perlu dilestarikan dan kembangkan. Generasi-generasi muda diharapkan mampu mengembangkan budaya di era modern yang lebih pesat dan berkembang. Dapat dikaliborasikan keadaan zaman dengan peninggalan sejarah seperti tarian-tarian tradisional. Dapat dibayangkan saja jika generasi modern haus budaya bahkan sampai tidak mengenal tradisi, adat, dan keadaan sekitarnya.